Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2025

Media Sosial: Sahabat atau Musuh Kesehatan Mental Kamu?

Ilustrasi individu aktif di media sosial lewat ponsel Siapa sih yang hari gini nggak punya media sosial? Mulai dari Milenial sampai Gen Alpha, semua sudah familier. Faktanya, data GoodStats 2025 mencatat ada 143 juta pengguna aktif di Indonesia. Uniknya, kita lebih betah berlama-lama di TikTok dengan durasi mencapai 44 jam per Februari 2025. Tapi, pernah nggak kamu terpikir kalau durasi seintens itu pelan-pelan mengubahmu? Berawal dari cari hiburan, eh, malah berujung terjebak standar hidup orang lain dan toxic social comparison . Tanpa disadari, kesehatan mentalmu sedang dipertaruhkan. Apakah ponselmu masih jadi hiburan semata, atau justru sumber kecemasan yang nyata? Yuk, cari tahu jawabannya dan selamatkan kesehatan mentalmu di artikel ini! Mengapa Media Sosial Mempengaruhi Psikologi? Internet dan media sosial kini sudah menjadi "kebutuhan primer" untuk menunja...

Beres-beres Rumah: Rahasia Tak Terduga Terhadap Kesehatan Mental Kamu

Photo by Sixteen Miles Out on Unsplash Merasa sedih akhir-akhir ini?  Kewalahan menghadapi hari-hari kamu? Pengen istirahat, tapi tetap merasa lesu, lelah dan lunglai? Mungkin sudah waktunya untuk mengambil pel, sapu, lalu coba rapikan sudut yang berantakan. Membersihkan rumah bukan hanya tentang merapikan ruangan dan mengatur barang-barang menjadi rapih dan simetris. Hal itu juga dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan mental kamu. Berikut adalah bagaimana hal sederhana yang kamu lakukan ini dapat menciptakan perubahan positif dalam hidup kamu. Bagaimana Ruangan yang Bersih Dapat Meningkatkan Pikiran Kamu? Pernahkah kamu memperhatikan bagaimana ruangan yang berantakan membuat kamu kepikiran?  Menganggu pikiran kamu?  Beresin langsung atau nanti aja ya? Itu bukan kebetulan.  Penelitian menunjukkan bahwa kekacauan dapat menyebabkan...

Terjebak dalam Euforia Libur Akhir Tahun?: Kenali Post Holiday Blues dan Cara Mengatasinya

Terjebak dalam Euforia Libur Akhir Tahun? Awas, Itu Namanya Post Holiday Blues. Photo by M. on Unsplash Apa Itu Post Holiday Blues? Post holiday blues adalah perasaan negatif seperti sedih, kesepian, stres, atau kekecewaan yang muncul setelah masa liburan usai. Perasaan ini sering dialami ketika seseorang kembali ke rutinitas sehari-hari setelah menikmati momen liburan. Menurut AI Care (2024) melalui laman websitenya, intensitas perasaan ini berbeda pada setiap individu, namun mayoritas mengalami kekosongan, kesedihan, atau kesepian setelah liburan. Sementara itu, Verywellmind (2023) menjelaskan bahwa perubahan suasana hati dari euforia liburan ke rutinitas biasa dapat menimbulkan tanda-tanda seperti: Kecemasan : Merasa cemas tanpa sebab jelas. Tidak termotivasi : Sulit memulai aktivitas harian. Kekhawatiran finansial : Mengingat pengeluaran besar selama liburan. Masalah tidur : Sulit tidu...